#PermenDinginMenyegarkan
Gadget
5 Aplikasi Inilah yang Diblokir di Tiongkok

5 Aplikasi Inilah yang Diblokir di Tiongkok

Cherry Mints
28 Oct 2017, Gadget
35 Views
Share

Tiap negara tentu punya kebijakan sendiri terkait aplikasi dan aktivitas di dunia maya, termasuk Tiongkok yang terkenal ketat dalam pengawasan aktivitas warganya di dunia maya. Bahkan saking ketatnya, banyak aplikasi populer yang terpaksa tidak bisa digunakan saat dibawa ke negara yang satu ini.

Mamu tahu apa saja? Berikut merupakan 5 aplikasi populer yang diblokir di Tiongkok.

  1. Facebook

Siapa sih yang nggak mengenal Facebook, di Indonesia sendiri pengguna Facebook termasuk yang paling tinggi diantara aplikasi lainnya. Sayang, di Tiongkok kamu nggak bakalan bisa bermain facebook, pasalnya negara ini sudah memblokirnya sejak 2009.

Sebagai gantinya, mau tidak mau warga Tiongkok harus memilih aplikasi situs sosial media alternatif yang diizinkan di sana, salah satunya Weibo.

  1. WhatsApp

Nggak cuma Facebook, Tiongkok pun mematikan aplikasi chatting instan WhatsApp. Menariknya, penutupan WhatsApp di Tiongkok ini dilakukan secara bertahap, pertama fitur berkirim video dan foto, kemudian pengiriman pesan teks.  Dengan kata lain, WhatsApp sudah resmi diblokir di Tiongkok.

Keputusan otoritas Tiongkok untuk memblokir WhatsApp rupanya mendatangkan berkah bagi aplikasi lokal seperti WeChat, dimana kini penggunanya mengalami pertumbuhan yang sangat pesat.

  1. Instagram

Keputusan untuk memblokir Instagram di Tiongkok bermula saat isu kekisruhan demonstrasi pro-demokrasi meluas di Hongkong pada tahun 2014.

Ketika itu, banyak demonstran di Hong Kong yang mengunggah foto dan video panasnya aksi demo dengan menambahkan hashtag #OccupyCentral atau #OccupyHK. Otoritas Tiongkok menganggap jika hashtag ini sangat provokatif, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk memblokir Instagram (hingga kini).

  1. Twitter

Nasib Twitter di Tiongkok bisa dikatakan sama persis dengan Instagram, dimana aplikasi sosial media ini digunakan demonstran pro-demokrasi untuk menyebarkan foto dan video aksi demo di Hong Kong dengan hashtag-hashtag yang dianggap provokatif, salah satunya hashtag #occupycentral.

Sebagai gantinya, penduduk Tiongkok kini harus puas dengan medsos microblogging buatan lokal, Weibo, untuk bersosial di dunia maya.

  1. Google

Nasib Google di Tiongkok justru lebih miris ketimbang layanan aplikasi lainnya. Di tengah banyaknya pabrikan Tiongkok yang menggunakan Android, justru layanan seperti mesin pencarian Google, YouTube, Gmail, hingga Google Play Store terpaksa dihapus karena tidak bisa digunakan.

Dengan kata lain, tidak ada layanan Google dalam perangkat Android yang hadir di Tiongkok. Untuk layanan seach engine, masyarakat sana cenderung menggunakan mesin pencari lokal, Baidu.

Comments
0 comments
Category
Gadget
Share

Leave a Reply

BACK To Top
Diproduksi oleh/Manufactured by:

PT. KONIMEX INDONESIA

Sukoharjo 57552 - Central Java
Indonesia

PO. BOX 233 SOLO 57102

Subscribe

Jangan lupa subscribe untuk stay update sama artikel-artikel keren kita ya Frozzaholic.

Switch to mobile version