#PermenDinginMenyegarkan
Toy
5 Studio Game Terkenal Ini Ternyata Udah Gulung Tikar

5 Studio Game Terkenal Ini Ternyata Udah Gulung Tikar

Cherry Mints
23 Oct 2017, Toy
28 Views
Share

Persaingan ketat di dunia games nyatanya nggak cuma menelan korban studio games kecil saja, beberapa studio games besar dan ternama pun harus merasakan hal yang sama. Bahkan saking ketatnya, mereka yang kurang cerdas dalam menangkap keinginan pasar harus rela dinyatakan gulung tikar.

Contohnya 5 studio games berikut ini. Setelah berhasil menggebrak pasar, mereka justru harus menerima kenyataan buruk dengan status gulung tikar. Mau tahu siapa saja? Simak yuk!

  1. THQ

Studio games yang dibentuk pada tahun 1989 ini sempat mencicipi manisnya kesuksesan lewat beberapa seri games populer seperti Saints Row, Homefront dan Darksiders.

Sayang, setelah cukup lama berkutat dengan masalah keuangan, studio games yang berbasis di New York ini menyatakan diri bangkrut di tahun 2012. Beruntung, di tahun 2014 merek dagangnya diakuisis oleh Nordic Games, dan di tahun 2016 namanya pun berganti menjadi THQ Nordic.

  1. Blitz Games Studios

Studio games yang didirikan di tahun 1990 ini sudah cukup lama dikenal dengan karya-karya fenomenalnya, termasuk seri Spongebob Squarepants, Action Man Series, Chicken Run, Pac-Man, Epic Mickey 2: The Power of Two, Biggest Losser dan lainnya.

Sayang, karena masalah finansial yang cukup lama membelitnya, Blitz Games Studios akhirnya dinyatakan bangkrut sejak September 2013 kemarin.

  1. Ensemble Studios

Masih ingat dengan games Age of Empires, Age of Mythology dan seri turunanya? Di awal 2000an, rasanya PC atau Laptop belum sempurna jika tidak menginstal games besutan Ensemble Studio ini.

Sayang, sepertinya divisi pengembangan dari games-games tersebut kehilangan ide kreatif untuk membuat games ini tetap menarik. Alhasil, sekuel dari games tersebut dinyatakan gagal di pasaran, dan pihak Microsoft pun terpaksa harus menutup studio games tersebut di tahun 2009.

  1. Lionhead Studios

Lagi-lagi Microsoft harus rela kehilangan sayapnya (lagi). Setelah Ensemble Studio, di tahun 2016 kemarin perusahaan ini resmi menutup salah satu perusahaan gamesnya, Lionhead Studios.

Padahal ketika masih dipimpinan Peter Molyneux, studio games ini sangat diperhitungkan karena mampu merilis seri games yang sangat unik dan menarik perhatian. Salah satunya Fable dan Black and White. Bahkan sebelum ditutup, Lionhead Studios dikabarkan sedang mengembangkan seri Fable Legends.

  1. Neversoft

Neversoft cukup dikenal dengan seri-seri games populernya, seperti seri Tony Hawk Pro Skater, Spider-Man sampai Guitar Hero (sebelum dibeli Activision).

Setelah beberapa kali berpindah tangan, termasuk diakuisisi Activision di tahun 1999 dan Infinity Ward di tahun 2014, studio games ini pun akhirnya dinyatakan bangkrut.

Comments
0 comments
Category
Toy
Share

Leave a Reply

BACK To Top
Diproduksi oleh/Manufactured by:

PT. KONIMEX INDONESIA

Sukoharjo 57552 - Central Java
Indonesia

PO. BOX 233 SOLO 57102

Subscribe

Jangan lupa subscribe untuk stay update sama artikel-artikel keren kita ya Frozzaholic.

Switch to mobile version